
WAMENA,kliktimur.co.– Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan Gereja Sidang-Sidang Jemaat Allah (GSJA) kompak menyuarakan satu nada: bersinergi untuk melayani. Komitmen itu ditegaskan saat pembukaan Rapat Kerja Daerah Greater Glory GSJA Papua Pegunungan di Grand Baliem Hotel, Wamena, Rabu (17/6/2026).
Bupati Jayawijaya Athenius Murip mengatakan, membangun daerah tidak bisa jalan sendiri. Pemerintah dan gereja harus jadi mitra kerja yang saling menguatkan.
“Pemkab Jayawijaya bersinergi dengan 17 denominasi gereja dalam PGGJ. Ini kesatuan dalam pelayanan. Jayawijaya adalah jantungnya tanah Papua, dan Wamena pusatnya. Soal kompleks di Papua Pegunungan hanya bisa selesai kalau pemerintah dan gereja kolaborasi,” ujar Athenius.
Ia menekankan pesan integritas, kapasitas, dan kolektivitas yang disampaikan dalam firman Tuhan. Menurutnya, nilai itu penting baik untuk hamba Tuhan maupun aparatur pemerintah dalam melayani masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Jayawijaya memberikan bantuan dana Rp100 juta untuk kelancaran rakerda. Athenius berpesan agar gereja menjalankan pelayanan dengan sungguh-sungguh.
“Gereja adalah rekan kerja pemerintah. Harapannya iman umat semakin kuat, dan para hamba Tuhan siap secara integritas dan kapasitas,” katanya.
Rakerda GSJA ini dihadiri pengurus pusat untuk menyusun program kerja Papua Pegunungan ke depan. Pemkab berharap forum ini melahirkan ide dan program baru yang memuliakan Tuhan dan memperkuat pelayanan di bumi Jayawijaya. Tutup gadiel gombo
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

