WAMENA,kliktimur.com – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar grand final pemilihan Putra Putri Pariwisata tahun 2026. sebagai bagian dari program pengembangan sumber daya pariwisata dan ekonomi kreatif.
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Natalis Mumpo, S.Pd, mengatakan Jumat (12/6/2025) di Wamena, kegiatan ini penting untuk menggali potensi generasi muda Jayawijaya sekaligus melestarikan budaya daerah. Kegiatan tersebut gelar di tongkonan wamena, provinsi Papua pegunungan
“Kami harapkan generasi penerus bangsa di Jayawijaya terus melakukan kegiatan seperti ini. Anak-anak kami punya potensi yang sangat besar. OPD terkait harus mengembangkan dan menggali potensi itu, seperti yang dilakukan Dinas Pariwisata,” ujar Natalis.
Menurutnya, berbagai budaya, adat, dan istiadat perlu ditingkatkan dan dilestarikan agar identitas Jayawijaya tetap terjaga. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah yang memungkinkan kegiatan OPD berjalan sesuai harapan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Engelbert Surabut, menjelaskan persiapan grand final berlangsung sekitar dua bulan. Peserta berasal dari tingkat SMA dan mahasiswa.
“Kriteria penilaian meliputi ilmu pengetahuan umum seperti bahasa Inggris, kebudayaan, pengenalan wisata, serta kepribadian peserta. Meski beda jenjang, kemampuan mereka tidak jauh berbeda,” kata Engelbert.
Ia menambahkan, pemenang nantinya diharapkan menjadi duta wisata yang mempromosikan kebudayaan dan objek wisata Jayawijaya ke tingkat domestik maupun mancanegara.
Untuk pembinaan alumni, Engelbert menyebut pihaknya akan merancang langkah lanjutan agar peserta yang berprestasi tetap mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
“Kompetisi ini positif bagi generasi muda. Tujuannya memberi edukasi tentang wawasan budaya, wawasan nasional, dan pariwisata. Mereka diharapkan jadi duta-duta wisata Jayawijaya,” ujarnya. (Gadiel gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


