WAMENAkliktimur.com – Panitia Pelaksana Seminar dan Musyawarah Istimewa (MUIS) 2026 Ikatan Keluarga Suku Walak (IKSWAL) Pusat menyatakan siap menggelar kegiatan besar tersebut.
Pernyataan kesiapan itu disampaikan setelah Panitia menyelesaikan pertemuan ke-4 sekaligus pengecekan terakhir pada Sabtu (4/7/2026) di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.
Pertemuan dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Ilanus Mendlama, Sekretaris Adrianus Kenelak, dan Bendahara Malo Gombo bersama seluruh anggota ikswal
Ketua Panitia MUIS 2026, Ilanus Mendlama, menegaskan seluruh teknis dan administrasi sudah dituntaskan.
” panitia menyatakan siap. Agenda utama adalah pengecekan laporan pertanggungjawaban dari 7 wilayah adat dan pematangan teknis acara,” ujar Ilanus.
Tujuh wilayah adat yang telah diverifikasi laporannya yaitu Wamena, Balima, Winam, Eragayam, Wodlega, Ilugawa, Jayapura, dan Timika.
Ilanus juga menjelaskan bahwa MUIS 2026 bertujuan untuk memilih ketua baru menggantikan kepengurusan sebelumnya yang telah berakhir masa baktinya.
“IKSWAL adalah organisasi kemasyarakatan kesukuan yang berbadan hukum. Terdaftar resmi di Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Papua serta Kabupaten Jayawijaya. Sejak didirikan tahun 1980, IKSWAL menjadi wadah kultur dan persatuan orang Walak,” jelasnya.
Seminar dan MUIS 2026 IKSWAL Pusat dijadwalkan berlangsung pada Selasa – Rabu, 14 – 15 Juli 2026 di Gedung Aithosa GKI Wamena.
“Lanjut Tempat yang sama panitia bersama seluruh anggota IKSWAL mengucapkan terimakasih kepada salah satu kader Walak. Yonas kenelak Sebagi Bupati kabupaten Mamberamo Tengah. Atas dukungan RP 150 juta kegiatan Muis
“Kami panitia sudah siap. Sekarang kami mengajak seluruh orang Walak, baik yang di Jayawijaya maupun di luar daerah, untuk hadir dan berpartisipasi dalam menentukan arah IKSWAL ke depan,” tutup Ilanus.(Diel)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


