Wamena, kliktimur, com
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere menyebut GKII memiliki peran penting dalam pembangunan di Papua.
“Gereja Kemah Injil Indonesia GKII memiliki catatan sejarah serta peranan penting dan strategis dalam pekabaran injil, pembinaan moral, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di tanah Papua. Keberadaan GKII tidak hanya menjadi tempat peribadatan tetapi juga mitra sejati pemerintah dalam mencerdaskan, mendamaikan, dan mensejahterakan masyarakat,” ujar Wakil bupati Jayawijaya Ronny Elopere dalam sambutan tertulis dalam rangka konferensi GKII wilayah papua pegunungan daerah Baliem tengah. Rabu, (19/8/2026) di Wamena.

Melalui konferensi ini, ia mengajak peserta mengevaluasi pelayanan dan merumuskan program baru.
“Melalui pelaksanaan konferensi ke IV wilayah Papua Pegunungan Daerah Baliem Tengah, saya mengajak kepada seluruh peserta agar manfaatkan forum ini sebagai sarana untuk mengevaluasi program pelayanan yang telah berjalan serta merumuskan program strategis kedepan yang lebih menyentuh kebutuhan umat jemaat,” katanya.
Ronny Elopere juga menekankan pentingnya persatuan dan pembaharuan iman.
“Sesuai dengan semangat pelayanan kasih, jadikan momentum konferensi ini untuk mempererat persatuan antar para pelayan Tuhan dan jemaat, merangkul sesama serta berusaha untuk membawa pembaharuan iman yang berdampak langsung bagi kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Jayawijaya,” ujarnya.
Ia berharap konferensi berjalan dengan hikmat dan dipimpin Roh Kudus.
“Saya juga harap kegiatan ini berjalan dengan penuh hikmat menjunjung tinggi musyawarah mufakat serta senantiasa dipimpin oleh tuntunan Roh Kudus dalam menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi gereja,” katanya.
Wakil Bupati menegaskan pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri.
“Pemerintah daerah Kabupaten Jayawijaya tidak berjalan sendiri dalam pembangunan daerah ini dan sangat membutuhkan dukungan doa seluruh moral serta kerja nyata dari gereja untuk bersama-sama mengatasi berbagai tantangan sosial, menjaga kebersamaan hingga kedamaian di bumi Papua tercinta ini,” ujarnya.
Di tengah maraknya informasi, ia meminta gereja menjadi penjernih.
“Dengan segala permasalahan sosial dan politik yang sedang terjadi saat ini, gereja diharapkan dapat menjadi penyaring bagi segala berita yang tersebar di berbagai media yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat,” katanya.
“Sebab itu ia juga dapat sampaikan informasi yang membangun bagi jemaat sesuai dengan firman Tuhan agar jemaat sebagai bagian dari masyarakat Jayawijaya dapat bersama-sama menjaga dan memelihara kebersamaan dan persatuan untuk dapat terus membangun serta melayani di tanah Papua ini tanpa memandang ras maupun golongan,” pungkasnya. (Gadiel Gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


