WAMENA,kliktimur.com – Ketua DPR Kabupaten Mamberamo Tengah, Piter Togodly, menegaskan setiap kader Ikatan Keluarga Suku Walak (IKSWAL) harus punya tanggung jawab dalam membangun organisasi.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri rapat ke-4 terakhir Panitia MUIS 2026 IKSWAL Pusat di Wamena, Sabtu (4/7/2026). Rapat tersebut untuk mematangkan persiapan Seminar dan Musyawarah Istimewa (MUIS) 2026 yang akan digelar 14-15 Juli 2026 di Gedung Aithosa GKI Wamena.
“Siapa suruh lahir orang Walak, dan siapa suruh orang Walak jadi kepala dinas, kepala distrik, LMA, kepala desa dan anggota DPR. IKSWAL tidak punya sumber dana yang jelas. Sumber IKSWAL ada pada kader. Walak harus bertanggung jawab sebagai kader di setiap wilayah masing-masing,” tegas Piter Togodly.
Menurutnya, kekuatan IKSWAL bukan pada anggaran, tetapi pada sumber daya manusia dan intelektual orang Walak yang ada di pemerintahan dan masyarakat.
Piter juga mengapresiasi kerja Panitia MUIS 2026 dan berharap musyawarah ini melahirkan kepengurusan baru yang solid untuk menggerakkan seluruh kader Walak.
Sementara itu, Ketua Panitia MUIS 2026 Ilanus Mendlama serta jajaran dan seluruh anggota organisasi ikatan keluarga suku Walak mengucapkan terima kasih kepada Bupati Mamberamo Tengah Yonas Kenelak atas dukungan dana Rp150 juta untuk kegiatan tersebut.
Panitia juga mengapresiasi Ketua DPR Mamberamo Tengah Piter Togodly yang terus memberi dukungan moril dan material kepada panitia.
IKSWAL merupakan organisasi kemasyarakatan kesukuan berbadan hukum yang terdaftar di Kesbangpol Provinsi Papua dan Kabupaten Jayawijaya. Organisasi ini berdiri sejak tahun 1980 sebagai wadah persatuan dan kultur orang Walak. Penulis (Gadiel Gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


