WAMENA,kliktimur.com– Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jayawijaya dipadati warga sejak awal pekan ini. Lonjakan pengunjung terjadi seiring dibukanya pendaftaran siswa baru di berbagai jenjang pendidikan.
Plt. Kepala Dukcapil Jayawijaya, Yohanes Penius Lani, mengatakan sebagian besar warga datang untuk mengurus perbaikan data kependudukan anak. Mulai dari penyesuaian nama di akta kelahiran, pembaruan Kartu Keluarga, hingga pembuatan KTP dan KIA.
“Banyak orang tua ingin menyamakan nama anak yang tertera di ijazah SD dengan data di Kartu Keluarga. Itu yang bikin antrean memanjang,” kata Yohanes, Sabtu (06/09/2026).
Proses layanan sempat melambat. Yohanes menyebut jaringan sistem di kantor Dukcapil mengalami perawatan selama empat hari terakhir, sehingga pencetakan dokumen fisik sedikit tertunda.
Melihat waktu pendaftaran sekolah yang mepet, pihak Dukcapil menyiapkan langkah cepat. Warga yang dokumennya belum selesai diproses akan diberikan Surat Keterangan resmi yang ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas atau Sekretaris Dinas.
“Suket ini bisa dipakai sebagai pengganti sementara untuk KK, akta, dan dokumen lain yang masih dalam proses. Silakan digunakan untuk daftar sekolah,” jelas Yohanes.
Ia juga meminta pihak sekolah dan perguruan tinggi di Jayawijaya menerima Surat Keterangan tersebut agar proses pendaftaran tidak terhambat.
Untuk masyarakat, Yohanes mengimbau agar tidak panik. Selama Suket sudah diterbitkan, status dokumen dianggap sah hingga dokumen asli selesai dicetak.(gadiel gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


