Wamena,kliktimur.com – Warga Walak sepakat tidak lagi mentolerir pembakaran hutan sembarangan.
Pelaku karhutla yang apinya menjalar dari Distrik Wollo ke Bugi pekan lalu akan diseret dan didenda adat berat, 50 ekor wam atau babi plus uang tunai Rp1 miliar.
Kesepakatan itu lahir dari pertemuan adat lima distrik, yakni Bugi, Wollo, Bpiri Koragi, dan Yalengga. Perwakilan masing masing distrik tersebut yang mengikuti pertemuan
“Keputusan ini dilakukan setelah seminggu lalu ada warga yang sengaja membakar lahan di Distrik Wollo dan apinya membesar menyebar sampai ke wilayah Distrik Bugi. Khawatir karhutla terjadi kembali, maka diputuskan memberikan sanksi adat kepada pelaku,” kata Kepala Distrik Bugi Mare Gombo, Selasa, (22/9/2026) di Wamena.
Ia menegaskan pencarian pelaku masih berjalan, namun sanksi kolektif sudah ditetapkan.
“Untuk pelaku pembakaran di Distrik Wollo diputuskan dilakukan pencarian dan denda adat yang disiapkan berupa 30 ekor wam dan uang tunai Rp50 juta,” ujar Gombo.
Menurutnya, denda itu adalah efek jera agar tidak ada yang coba-coba membakar.
“Kalau tidak ada sanksi seperti ini, tentunya akan ada lagi oknum warga yang sengaja membakar hutan. Dengan ada denda adat, tidak ada yang berani lagi membakar hutan secara sepihak,” katanya.
Ia berharap langkah Walak ini ditiru 39 distrik lain di Jayawijaya, apalagi saat musim kemarau panjang.
“Kami dari 5 distrik di wilayah Walak sepakat memberikan denda adat ini agar melindungi hutan dari oknum yang sengaja melakukan pembakaran. Hal ini juga bisa menjadi contoh untuk distrik lainnya guna mencegah karhutla,” jelasnya.
Sementara untuk kasus api Wollo yang merembet ke Bugi, perkara adat antar-distrik sudah tuntas meski pelaku belum tertangkap.
“Untuk masalah kebakaran lahan dari Distrik Wollo hingga ke Distrik Bugi kami sudah selesaikan dengan menyepakati denda adat 50 ekor wam dan uang Rp1 miliar yang dibebankan warga Distrik Bugi ke Distrik Wollo,” tegas Gombo.
“Tapi untuk pelaku yang melakukan pembakaran itu kami tetap akan mencari dan meminta pertanggungjawabannya,” pungkasnya.(Gadiel Gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


