Wamena, kliktimur.com – Pemerintah daerah menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi bangsa. Karena itu, diperlukan kolaborasi dan sinergi dari para lulusan STIPER Petra Baliem Wamena guna meningkatkan produktivitas pertanian di daerah.
Dalam sambutan Bupati Kabupaten Jayawijaya, Athenius Murip yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Nikos Itlay, disampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk mengaplikasikan ilmu di dunia nyata

Hal tersebut disampaikan dalam Wisuda Angkatan XVI STIPER Petra Baliem Wamena yang digelar di salah satu hotel di Wamena, Selasa (14/4/2026). Sebanyak 53 mahasiswa diwisuda, terdiri dari 36 lulusan Program Studi Agribisnis dan 17 lulusan Agroteknologi.
Dalam pesannya kepada para wisudawan, pemerintah daerah menekankan beberapa hal penting:
Pertama, lulusan diharapkan terus belajar secara mandiri dan mengembangkan diri hingga mencapai kesuksesan sesuai bidang ilmu masing-masing.
Kedua, bagi lulusan Agroteknologi, diharapkan mampu menghadirkan inovasi di sektor hulu pertanian. Mereka didorong untuk menerapkan teknologi budidaya yang ramah lingkungan namun tetap produktif, membantu petani menghadapi perubahan iklim dan serangan hama, serta mendorong diversifikasi pangan demi menjaga ketahanan pangan daerah.
Ketiga, lulusan Agribisnis diharapkan menjadi penghubung antara sektor produksi dan pasar. Mereka diminta mengubah pola pikir petani dari sekadar bertanam menjadi berbisnis pertanian yang menguntungkan, membangun rantai pasok yang efisien, serta menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja baru.
Pemerintah daerah juga mengajak para lulusan untuk kembali ke kampung halaman guna membangun potensi lokal sebagai inovator, penyuluh, dan pendamping petani, sejalan dengan program ketahanan pangan daerah.
Selain itu, apresiasi disampaikan kepada STIPER Petra Baliem Wamena atas capaian yang telah diraih. Pemerintah berharap kampus tersebut terus menjadi motor penggerak transformasi sektor pertanian melalui regenerasi petani muda yang inovatif.
Pemkab juga menyatakan kesiapan mendukung kebutuhan pendidikan, termasuk sarana dan prasarana sesuai prosedur yang berlaku. Diharapkan komunikasi dan koordinasi antara pemerintah dan institusi pendidikan terus terjalin dengan baik demi mewujudkan pembangunan pertanian menuju Indonesia Emas 2045.
Di akhir sambutan, Bupati kembali mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati, seraya mengingatkan bahwa gelar sarjana bukan sekadar simbol kelulusan, tetapi awal dari pengabdian nyata kepada masyarakat.(gadiel gomboh)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

