Wamena,kliktimur.com – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal BP3H Papua Pegunungan Kabupaten Jayawijaya menggelar sosialisasi program Wajib Halal Oktober 2026 di ruang rapat Sekda Kantor Bupati Jayawijaya, Kamis (4/6/2026. Diwamena
Fokus utama kegiatan ini adalah mempercepat proses pengurusan sertifikat halal bagi pelaku UMKM di Jayawijaya.
Pelaksana Tugas Sekda Jayawijaya, Drs. Tinggal Wusono, menyatakan Pemkab siap mengawal program tersebut.
“Pemerintah daerah mendukung penuh. Koordinasi akan dilakukan lintas OPD, mulai dari PTSP, Dinas Kehutanan, Pariwisata, hingga BP3H. Waktu yang tersisa harus dimanfaatkan maksimal supaya target sertifikasi bisa tercapai,” ujarnya.
Menurutnya, sertifikat halal bukan hanya soal legalitas, tapi juga kepercayaan pasar.
“Kalau UMKM sudah bersertifikat halal, konsumen lebih yakin pada mutu dan kebersihan produk. Ini peluang besar agar produk Jayawijaya bisa naik kelas, dari pasar lokal sampai ekspor,” jelasnya.
Data terbaru menunjukkan, dalam tiga bulan terakhir sudah 15-20 UMKM di Jayawijaya yang berhasil menyelesaikan proses sertifikasi halal. Pemkab berjanji akan terus mendampingi pelaku usaha lain agar tidak tertinggal.
Perwakilan BP3H Papua Pegunungan, Nurul Yakin SEM, CMBA, mengatakan percepatan sertifikasi halal ini merupakan program nasional yang diluncurkan serentak di 2.100 titik.
“Setelah produk tersertifikasi halal, biasanya omzet UMKM naik. Konsumen jadi lebih percaya dan tidak ragu membeli,” katanya.
Ia menjelaskan ruang lingkup sertifikasi halal tidak terbatas pada makanan dan minuman. Produk kosmetik, obat, suplemen, hingga proses pemotongan hewan juga masuk dalam kewajiban tersebut, sesuai UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.
Ada tiga skema yang bisa dipilih pelaku usaha:
*Sehati gratis, program bantuan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
*Mandiri biaya ditanggung pelaku usaha.
*Reguler – untuk badan usaha berbadan hukum PT atau CV dengan pembiayaan mandiri.
“Ini kali pertama sosialisasi besar digelar di Papua Pegunungan. Ke depan, program akan berlanjut sampai seluruh UMKM di wilayah ini tersertifikasi,” tutup Nurul Yakin. (Gadiel Gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


