Wamena,kliktimur.com
Plt Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Jayawijaya, Tigal Wusono, menegaskan seluruh warga di 40 distrik dan 328 kampung untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.
“Sekarang ini menyangkut terjadinya pembakaran hutan dan lahan yang dilakukan masyarakat Jayawijaya,” ujarnya di Wamena, Selasa (25/8/2026)

Ia mengatakan pemerintah daerah sudah mengantisipasi sejak awal.
“Sebenarnya pemerintah daerah sudah mengeluarkan himbauan sejak mulai bulan April tahun 2026. Karena memang menurut BMKG sudah memprediksi terkait dengan musim kemarau lumayan panjang,” katanya.
Pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan cuaca bersama BMKG.
“Pemerintah daerah juga selalu melakukan update terkait dengan perubahan situasi dan kondisi cuaca bersama BMKG,” ujarnya.
Saat ini, Pemda Jayawijaya sedang melakukan langkah mitigasi.
“Dan sekarang kami sedang melakukan mitigasi terkait dengan kondisi dan situasi yang terjadi menyangkut pembakaran hutan dan lahan di masyarakat,” katanya.
Imbauan tersebut disampaikan melalui aparatur di tingkat distrik dan kampung.
“Melalui kepala distrik, kepala kampung yang ada di seluruh distrik di Kabupaten Jayawijaya,” ujarnya.
Tigal Wusono meminta warga menghentikan praktik pembakaran untuk pembukaan ladang.
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan dalam bentuk apapun dalam pembukaan ladang mereka,” pungkasnya. (Gadiel Gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


