Wamena, kliktimur.com
Beras datang, harapan mengembang. Masyarakat penerima manfaat di Distrik Bpiri kabupaten Jayawijaya, provinsi Papua pegunungan akhirnya menerima bantuan beras dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jayawijaya.
Penyerahan secara resmi dilakukan Plt. Kepala Distrik Bpiri Ton Gombo kepada tujuh kepala kampung Tirugu, Walakma, Dlonggoki, Irliga, Dlinggama, Ayoma, dan Ogabaga, di halaman kantor distrik setempat, Kamis (17/9/2026) di Wamena.
“Bantuan beras pangan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat yang tidak mampu atau lemah dalam keluarganya,” kata Ton Gombo.
Ada kabar naik, tapi belum merata.
“Bantuan beras yang disalurkan sebelumnya kami mendapatkan 4 ton beras pangan, namun sekarang ini kami mendapatkan 6.780 kilogram, enam ton tujuh ratus delapan puluh kilo beras pangan,” ujarnya.
Naik dua ton lebih, rasa syukur pun bertambah.
“Mewakili masyarakat tujuh kampung kami banyak berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya,” sambungnya.
Di balik syukur, ada curhat yang jujur. Dari 40 distrik, Bpiri paling kecil dapatnya.
“Dari 40 distrik yang mendapatkan quota beras, yang paling rendah atau sedikit itu Distrik bpiri ,” ungkapnya.
Karena itu, ia titip usulan, bukan protes, tapi harapan pemerataan.
“Mewakili masyarakat tujuh kampung kami usulkan kepada pemerintah setempat minta penambahan quota kemudian hari nanti supaya seluruh masyarakat penerima manfaat tujuh kampung bisa mendapatkan hak yang sama dan bagi pemerataan,” pungkasnya. (Gadiel gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


