Wamena,kliktimur.com
Sebanyak 820 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Jayawijaya mendapat teguran keras. Pasalnya, ratusan CPNS tersebut jarang masuk dan malas ikut apel.
Hal itu diungkapkan Bupati Jayawijaya Athenius Murip, saat apel pengecekan CPNS, Rabu (16/9/2026).
“Kita mengangkat CPNS Kabupaten Jayawijaya sebanyak 820-an orang, sudah terbagi sesuai dengan bidang kelulusannya di pemerintahan Kabupaten Jayawijaya. Selama satu bulan ini kami melihat, memantau, evaluasi apel hari Senin kemarin mereka ini jarang masuk, malas,” katanya.
Dari 820 orang, yang ikut apel hari Senin sangat minim, sehingga dilakukan pengecekan ulang.
“Dari 800 orang itu yang ikut apel sehingga saya perintahkan untuk pengecekan kembali semua CPNS yang 820 orang itu hari ini apel dan kami cek dari rencana jam 8 sampai jam setengah 11 ini kita baru ambil apel, itu yang hadir lima ratusan, hampir tiga ratusan juga tidak hadir,” ujarnya.
Bupati menyebut ada yang tidak hadir dengan alasan sakit dan izin yang masih dimaklumi, namun banyak yang tanpa keterangan.
“Yang sakit kita maklum, yang izin yang tidak bisa ditinggal itu sudah maklum tapi tanpa keterangan mereka tidak hadir padahal sudah diumumkan surat edaran untuk hari ini apel pengecekan,” tegasnya.
Ia menekankan disiplin sebagai poin utama.
“Oleh karena itu kami ambil apel kepada CPNS memberikan pengarahan beberapa poin yang terutama adalah disiplin mereka. Ini belum diangkat PNS baru masih CPNS sudah malas-malasan,” katanya.
Bupati mengancam akan mengevaluasi dan tidak mengangkat mereka menjadi pegawai negeri sipil PNS jika terus malas.
“Sehingga saya bilang kita akan evaluasi mereka ini yang kalau malas-malas, absen tidak pernah masuk lebih dari nanti 3 bulan ke depan kita evaluasi, lebih baik kita ajukan untuk tidak mengangkat mereka ke PNS , kita ganti orang lain yang mau kerja, orang lain yang mau disiplin,” ancamnya.
“Yang mau disiplin, yang mau kerja, banyak. Masuk PNS itu tidak mudah. Dulu sarjana sampai dengan banyak profesi mau jadi PNS kan susah. Kita sudah angkat disiplin kerja, masuk saja malas,” sambungnya.
Selain disiplin, Bupati juga menyoroti isu CPNS baru yang sudah ingin kredit bank.
“Baru juga diangkat CPNS sudah banyak isu-isu dan mereka sampaikan ada yang mau kredit-kredit bank. Saya ingatkan dan saya perintahkan selagi CPNS belum diizinkan mereka untuk kredit. Karena kredit itu sangat menyiksa,” ujarnya.
“Akibat kredit banyak penghasilan bulanan minim, terus motivasi kerja sudah pasti minim dan tidak mau alasan untuk kerja. Itu sudah terjadi, bukan rahasia umum ,” tambahnya.
Ia meminta CPNS belajar mengelola gaji.
“Oleh karena itu selagi mereka masih muda, kita ajarkan mereka untuk menyesuaikan diri dengan kondisi gaji mereka yang ada bulanan. Kita sampaikan pesan untuk mencukupkan diri dengan gaji bulanan yang ada. Memanag, mengatur, supaya mereka bisa hidup dengan gaji itu. Jangan dipaksakan untuk kredit. Senang di depan, sakit belakangan,” pesannya.
Poin ketiga, Bupati meminta CPNS terus belajar dan mengaplikasikan kemampuan di dinas masing-masing.
“Mereka kami perintahkan untuk terus belajar, kemudian aplikasikan kemampuan yang mereka miliki di dinas-dinas yang dimana mereka bekerja. Saya efektif belajar, mereka nanti akan menerus generasi-generasi ke depan. Jika sekarang tidak bekerja baik di dinas-dinas maka kedepannya kita punya generasi kedepan ini akan putus,” katanya.
Ia juga berpesan kepada pimpinan OPD agar tidak menularkan budaya buruk soal kredit kepada generasi baru.
“Ini tanggung jawab bersama, kita pesan juga kepada pimpinan-pimpinan OPD ini, cukup mereka yang menderita dalam hal sudah pernah banyak kredit, sehingga sudah tidak ada penghasilan, motivasi kerja menurun, jangan lagi diselakkan kepada anak-anak generasi baru ini,” ujarnya.
“Ajarkan mereka disiplin kerja, pembagian kerja, penerapan ilmu yang mereka punya, menambah skill, karena mereka lah penerus-penerus generasi ketika kami sudah tidak ada, mereka yang akan nanti mengatur pemerintahan ini,” pungkasnya.(gadiel gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


