Tahuna, kliktimur. com
Setelah beberapa waktu, publikasi akvitas dugaan penyelundupan ci Una terdiam, belakangan sepak terjang pengusaha yang meng claim Peyumbang devisa negara, kembali di kritisi karena usaha lintas batas yang dilakoninya puluhan tahun, selain rak bermanfaat untuk kemajuan sangihe, ci Una di Tuding ‘pembohong’
Usaha pengiriman rokok tanpa cukai dan sejumlah produk ilegal yang dimainkan dengan pejabat bea dan cukai Sangihe yang ditegara libatkan oknum Aparat Penegak Hukum (APH), terus berlangsung tanpa bisa terjerat hukum.. Ci Una selaku pengusaha yang mengaku ngaku penyumbang devisa bagi negara ini, ternyata tak mampu menunjukan bukti administrasi menyetor ke negara menyusul legalitas kapal pengiriman dan lain lain diduga sarat rekayasa.
Saat di datangi setahun silam, di kediamannya kelurahan Santiago, Siti Bintaher alias Ci Una, mengelak bahkan tak mampu menunjukan bukti administrasi penyetoran devisa ke negara.. Sementara unsur Bea Cukai Sulut dan perwakilan Sangihe, terus dipertanyakan kredibilitasnya oleh banyak kalangan. Bea cukai didaerah yang adalah kaki tangan kementrian keuangan, hanya jadi tempat penyamun bagi sekelompok pihak.
Bisnis ci Una yang telah mengeruk keuntungan puluhan miliar, gunakan jalur Sangihe diduga tipu puan sehingga tak bermanfaat bagi daerah ini. Ci Una ketika di datangi lagi sejumlah pers, kamis (17/09/2026) mengumpat alias sembunyi dan tak mau melayani sejumlah Jurnalis. ***
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


