Wamena,kliktimur.com
Rangkaian Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 di Distrik Welesi, Kabupaten Jayawijaya diwarnai insiden penembakan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) pada Sabtu (9/8/2026). Akibat kejadian tersebut 2 orang warga menjadi korban.
Kedua korban langsung dievakuasi dan mendapatkan penanganan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Jayawijaya.
Pemerintah dan Aparat Lakukan Penyelidikan
Menanggapi insiden ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya bersama pihak Kepolisian dan unsur terkait telah melakukan koordinasi cepat. Saat ini proses penyelidikan secara menyeluruh terkait insiden tersebut masih dilakukan.
Imbauan Bupati Jayawijaya Atenius Mirip Senin, (10/8/2026) di Wamena. mengimbau seluruh masyarakat Jayawijaya untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya.
“Saya mengajak kepada semua warga, mari kita jaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kita masing-masing, sehingga Kabupaten Jayawijaya tetap kondusif,” ujar Bupati dalam pernyataan resminya.
Permohonan Maaf kepada Wisatawan
Atas nama Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh wisatawan mancanegara, domestik, dan seluruh masyarakat atas ketidaknyamanan selama kegiatan festival berlangsung.
“Pemerintah Kabupaten Jayawijaya akan melakukan perbaikan secara menyeluruh sehingga kejadian tersebut tidak terulang lagi di kemudian hari,” tegasnya.
Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kedamaian di Kabupaten Jayawijaya, terutama selama rangkaian FBLB ke-34 masih berlangsung.
aparat keamanan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penembakan di Distrik Welesi.(Gadiel Gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


