Wamena, kliktimur.com Pasca bentrokan antara dua kelompok masyarakat lani dan kurima,Wouma di Kabupaten Jayawijaya, para pimpinan daerah dan tokoh masyarakat menggelar rapat koordinasi pada Sabtu, ( 16/5/ 2026). Hasilnya, seluruh pihak sepakat menghentikan konflik dan memulai proses pemulihan.
Rapat koordinasi dihadiri Bupati Jayawijaya, Bupati Lani Jaya beserta jajaran, serta komunikasi melalui udara dengan Bupati Yalimo. Hadir juga Majelis Rakyat Papua, LMA, Dewan Adat Papua Pegunungan, DPRP, DPRD Jayawijaya, DPRD Lani Jaya, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan pimpinan gereja dari berbagai denominasi seperti GIDI, Baptis, Kemah Injil, GKI, Katolik, Pentakosta, dan GBI.
Bupati Jayawijaya Athenius murip menyampaikan
Empat Poin Kesepakatan Penting
Dalam keterangannya, perwakilan pemerintah menyampaikan empat keputusan utama hasil rapat:
Konflik dihentikan hari ini juga
Semua pihak sepakat perang antar keluarga, antar suku, dan antar saudara yang terjadi kemarin tidak dilanjutkan lagi, mulai hari ini dan seterusnya., Inventarisir korban dan pengungsi
Data korban dan jumlah pengungsi akan diinventarisir secara bersama oleh seluruh elemen terkait.,Pencarian korban hanyut dilanjutkan
Dari 33 orang yang dilaporkan hilang, 22 orang telah ditemukan. Sisa 11 orang masih dalam pencarian. Pencarian akan dilakukan secara masif mulai Minggu dan seterusnya oleh aparat TNI, Polri, Satpol PP, Basarnas BNPB, Masa tanggap darurat ditetapkan 14 hari. Hari ini merupakan hari ke-9, sehingga masih tersisa 5 hari untuk operasi pencarian.,Mobilisasi massa dikembalikan ke daerah asal
Massa dari Lani Jaya, Tolikara, Yalimo, dan Kurima yang datang ke Wamena untuk membantu konflik kemarin akan dikembalikan ke daerah masing-masing.
Murip juga menghimbau
Masyarakat Jayawijaya lebih khusus provinsi Papua pegunungan diimbau untuk kembali beraktivitas seperti biasa mulai Minggu Senin dan seterusnya. Warga yang saat ini mengungsi di Polres, Kodim, dan titik-titik lain di kota dipersilakan pulang ke rumah masing-masing. Kegiatan ibadah dan aktivitas sehari-hari diharapkan berjalan normal kembali.” Katanya
“Untuk seluruh masyarakat Jayawijaya, aktivitas dapat berjalan kembali, normal. Hari ini yang mengungsi ada di Polri, di Kodim, di mana-mana, di kota, boleh kembali ke rumah masing-masing. Dan aktivitas mulai besok, ibadah seperti biasa, kegiatan seperti biasa, dapat terlaksana,” ujar perwakilan rapat.
Pemerintah dan tokoh masyarakat mengajak seluruh warga menjaga perdamaian dan tidak melanjutkan konflik. (Gadiel Gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


