Tahuna, klilktimur. Com
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang telah memfasilitasi pengangkutan logistik bantuan bagi warga terdampak gempa bumi di Kecamatan Marore yakni kampung Kawio, Marore dan Matutuang.

Fasilitas tersebut diijinkam dalam rangka mendukung penanganan tanggap darurat pascagempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang wilayah Kepulauan Sangihe pada Senin, 8 Juni 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Decky Surudani, mengatakan pemerintah daerah sebelumnya telah membahas kebutuhan distribusi bantuan dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Salah satu langkah yang ditempuh yakni memanfaatkan KM Sabuk Nusantara 95 untuk menjangkau pulau-pulau di Kecamatan Marore.
“Melalui kerja sama dengan PT Pelni dan KUPP Kelas II Tahuna, kami mengupayakan penyediaan KM Sabuk Nusantara 95 untuk mendukung penanganan tanggap darurat. Pemerintah daerah juga telah menyampaikan surat kepada Kementerian Perhubungan agar diberikan fasilitas khusus sehingga seluruh kebutuhan transportasi dapat digunakan tanpa dibebankan biaya,” ujar Surudani.

Ia menjelaskan, seluruh fasilitas yang tersedia di atas kapal dapat dimanfaatkan selama pelaksanaan misi kemanusiaan tersebut. Sesuai agenda yang telah disusun Bupati dan Wakil Bupati, rombongan dijadwalkan terlebih dahulu menuju Pulau Kawio dan berada di lokasi tersebut hingga sore hari sebelum melanjutkan perjalanan menuju ibu kota Kecamatan Marore.
Selanjutnya, rombongan akan bergerak menuju Kampung Matutuang dan setelah seluruh rangkaian penyaluran bantuan selesai, dijadwalkan kembali ke Tahuna pada Jumat mendatang.
Surudani juga mengimbau seluruh peserta pelayaran agar selalu mengutamakan keselamatan selama berada di atas kapal.
“Saya mengharapkan seluruh rombongan yang ikut berlayar dengan KM Sabuk Nusantara 95 dapat menjaga keselamatan bersama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Sebanyak 160 orang tergabung dalam rombongan yang akan berangkat, termasuk Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari dan Wakil Bupati Tendris Bulahari.
Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Sangihe telah menyiapkan berbagai bantuan untuk masyarakat terdampak gempa di Kecamatan Marore. Bantuan tersebut meliputi terpal gulung, kasur lipat, selimut, makanan bagi anak-anak, family kit, perlengkapan khusus anak-anak, serta layanan dapur umum yang akan dioperasikan selama masa tanggap darurat.
Pemerintah daerah berharap bantuan tersebut dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan kondisi warga yang terdampak bencana gempa di wilayah perbatasan tersebut.
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


