Mangsel, kliktimur. com
Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pada Rabu 21 Oktober 2026 Pekan depan, akan diselengarakan secara serentak ratusan kampung di kabupaten Kepulauan Sangihe. Selain puluhan kampung di Kecamatan Manganitu Selatan (Mangsel) telah memenuhi berbagai tahapan, terpantau dua kampung Kaluwatu dan pulau Bebalang sudah siap mengelar perhelatan itu.

Kampung pulau Bebalang misalnya, sebagaimana informasih yang dirangkum media ini, telah memenuhi segala kesiapan, bahkan para kandidat sudah mengelar debat terbuka. Dua calon diantaranya nomor urut 1, Muksin Madundang het to het dengan rivalnya nomor urut 2 Neldus Manis.
Kedua kandidat ini akan memperebutkan 287 pemilih. Keduanya saat dihubungi terpisah, begitu optimis mengungguli pertarungan. Terlebih Incumbent Muksin Madundang yakin dirinya dipercayakan kembali. “Kita harus optimis dan Semua dikembalikan kepada masyarakat Kampung Bebalang.” Ujar Madundang dengan semangat.
Dikampung pulau Bebalang mengingat pemilihnya sedikit atau tak lebih dari 297 pemilih, Panitia pemilihan hanya gunakan 1 bilik suara atau satu TPS. Sementara dibagian lain Kampung Kaluwatu yang mengantongi 4 kandidat masing masing Nomor urut 1 Elfloian Joice Polohindang, Urut 2 Julian Polohindang, Urut 3 Alfrit Petonengan Tatawi dan urut 4 Lexio Rakinaung cukup asik disimak.
Keasikan di kampung Kaluwatu, karena Keempat kandidat yang siap tarung pada hari pelaksanaan nanti, adalah sesama kerabat dekat atau bersaudara. Terutama urut 1 incumbent Joice Polohindang adalah keluarga dekat (Anak Bersaudara) bahkan satu marga dengan kandidat urut dua Julian Polohindang. Demikian calon urut 4 Lexio Rakinaung, kaka perempuanya istri tercinta dari kandidat Urut 1 Joice Polohindang.
Urut 3 Alfrit Petonengan Tatawi sebagaimana disebut sebut cukup berpeluang, karena keluarga besar istrinya marga petonengan, jelas akan terkonsentrasi untuk kandidat urut 3 saja. Apalagi suara tiga kandidat lainya terpecah atau terbagi. Dalam hitungan formasih 4 kandidat pilkades Kaluwatu kali ini, bilamamana keluarga besar dikampung Kaluwatu, Polohindang dan Rakinaung bergandengan tangan, dan Dua kandidat harus mengalah muluskan satu kandidat saja, maka dipastikan penyatuan keluarga Polohindang Rakinaung plus kawin kawinnya itu, akan mengunguli pertarungan.
Sebaliknya jika dua keluarga besar itu masing masing kandidat, tetap ngotot dan sulit menyatu, maka Urut Tiga Alfrit Petonengan Tatawi akan tiba kesingga sana kampung Kaluwatu. Persebaran suara pemenang dalam klasifikasi politik ditingkat kampung, visi misi itu menurut banyak kalangan, sekadar pemanis saja, yang menentukan faktor keluarga. Sekalipun, sebagaimana pribahasa, hati orang siapa tau, bisa jadi kandidat yang paling digandrungi itu pasti pemenang meski dari keluarga kecil plus suara pendukung dari luar keluarga.***
.
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


