Wamena, kliktimur.com — Tim Panitia Musyawarah Istimewa Ikatan Keluarga Suku Walak (IKSWAL) Tahun 2026 menetapkan rancangan program kerja untuk mensukseskan pelaksanaan Musyawarah Istimewa yang direncanakan berlangsung pada 19–20 Maret 2026 mendatang.

Penetapan rancangan program kerja tersebut dilakukan dalam rapat panitia yang digelar di Gedung Serbaguna Bestda Siloam Wamena, Sabtu (24/1/2025), Provinsi Papua Pegunungan.
Dalam rapat tersebut, panitia menetapkan sejumlah pos pendanaan serta kalender kerja panitia. Selain itu, dibahas pula beban-beban yang akan dikeluarkan selama pelaksanaan musyawarah, termasuk kontribusi dari enam suku wilayah adat yang telah ditetapkan, berupa beras sebanyak 200 kilogram ditambah satu ekor babi atau wam, serta beban yang ditanggung oleh kader dan panitia.
Untuk beban kader Suku Walak, panitia menetapkan kontribusi maksimal sebesar Rp2.500.000 (dua juta lima ratus ribu rupiah).
Ketua Panitia Musyawarah Istimewa IKSWAL 2026, Ilanus Medlama, mengatakan bahwa seluruh rancangan program dan pendanaan telah disusun secara matang guna memastikan kelancaran kegiatan.
“Kami telah menetapkan rancangan program kerja dan pendanaan untuk mensukseskan kegiatan musyawarah ini,” ujar Ilanus Medlama.
Selain kontribusi yang telah ditetapkan, panitia juga akan melakukan berbagai upaya penggalangan dana lainnya untuk mendukung pelaksanaan Musyawarah Istimewa tersebut.
“Kami berharap seluruh keluarga besar Suku Walak dapat memberikan dukungan penuh demi terselenggaranya musyawarah ini. Ini dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” tambahnya.
Dengan rancangan program kerja dan pendanaan yang telah disepakati, panitia menyatakan kesiapan penuh untuk melaksanakan Musyawarah Istimewa Suku Walak Tahun 2026.
(Gadiel Gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

