Tahuna, kliktimur. Com
Komitmen Bupati Michael Thungari dalam mengatasi persoalan listrik di Kabupaten Kepulauan Sangihe mulai menunjukkan hasil.
Satu unit mesin pembangkit listrik berkapasitas 800 kilowatt (KW) tiba di daerah tersebut pada Jumat (13/3/2026).
Mesin tersebut merupakan bagian dari lima unit pembangkit listrik yang dijanjikan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) Pusat dengan total kapasitas mencapai 4.000 KW.
Bupati Thungari mengatakan, kedatangan mesin tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungannya ke kantor pusat PLN pada Februari 2026 untuk membahas persoalan krisis listrik di Sangihe.
“Mesin yang datang hari ini adalah satu dari lima unit yang dijanjikan oleh PLN Pusat. Total kapasitasnya mencapai 4.000 KW atau sekitar 40 persen dari kebutuhan daya yang selama ini kurang,” ujarnya kepada awak media.
Ia menjelaskan, kehadiran pembangkit baru ini diharapkan dapat mengurangi bahkan mengakhiri pemadaman listrik bergilir yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat.
Menurutnya, apabila seluruh mesin yang dijanjikan telah tiba dan beroperasi, sistem kelistrikan di Sangihe diperkirakan akan memiliki cadangan daya yang cukup.
“Harapannya nanti pemadaman hanya terjadi jika ada gangguan jaringan, bukan lagi pemadaman bergilir seperti yang selama ini terjadi,” kata Thungari.
Ia juga menyinggung kondisi sebelumnya, di mana selama bertahun-tahun Sangihe lebih sering menerima mesin pembangkit bekas dari daerah lain.
“Kali ini mesin yang datang adalah mesin baru. Kita berharap perawatan dan manajemen dari PLN semakin maksimal sehingga pelayanan listrik kepada masyarakat menjadi lebih baik,” jelasnya.
Diketahui, persoalan pemadaman listrik telah menjadi masalah yang cukup lama dirasakan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kondisi tersebut berdampak pada berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga kegiatan usaha.
Kedatangan mesin pembangkit berkapasitas 800 KW ini dinilai menjadi langkah awal dari upaya pemerintah daerah dalam menuntaskan persoalan listrik di wilayah yang dikenal sebagai Tanah Tampungang Lawo tersebut.(med)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

