SANGIHE – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe memperkuat langkah menuju pemerintahan berbasis digital dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama BPSDM Komdigi. Kesepakatan tersebut diteken langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, bersama Kepala BPSDM Komdigi, Bonifasius W Pudjianto.
Kerja sama ini difokuskan pada percepatan transformasi digital di wilayah perbatasan, melalui peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN), pengembangan talenta digital, pemberdayaan UMKM berbasis digital, serta penguatan kompetensi perangkat desa dalam pemanfaatan teknologi informasi.

Seluruh program pelatihan dan pengembangan kompetensi akan dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Sangihe, dengan dukungan penuh dari BPSDM Komdigi sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah wajah tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, sistem ekonomi, pendidikan, hingga pola interaksi sosial masyarakat.

“Sebagai daerah kepulauan di wilayah perbatasan NKRI, Sangihe memiliki tantangan tersendiri dalam pemerataan akses dan peningkatan kapasitas SDM di bidang digital. Karena itu, penguatan kompetensi menjadi langkah strategis yang harus segera dilakukan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam membangun sinergi jangka panjang guna menciptakan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di era digital.
Melalui kerja sama tersebut, Pemkab Sangihe menargetkan pelaksanaan berbagai program strategis, mulai dari pelatihan dan sertifikasi kompetensi digital, peningkatan literasi digital masyarakat, penguatan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), hingga pengembangan talenta digital lokal yang mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Saat ini, Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) Kabupaten Kepulauan Sangihe berada pada kategori zona hijau atau “cukup”. Dengan adanya dukungan BPSDM Komdigi, pemerintah daerah optimistis dapat meningkatkan capaian tersebut ke zona biru atau kategori “tinggi”.
Bupati juga menekankan bahwa pembangunan SDM adalah investasi jangka panjang yang menentukan arah kemajuan daerah. Ia berharap kolaborasi ini mampu membuka peluang ekonomi digital yang lebih luas, sekaligus mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan transparan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, kami menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan komitmen BPSDM Komdigi. Semoga kerja sama ini berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tutup Thungari.
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

