Wamena,kliktimur.com – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memberikan apresiasi atas pembangunan Gereja Kemah Injil GKI di Distrik Yalenga yang telah selesai setelah penantian 10 tahun. Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, secara resmi resmikan acara pentabisan atau peresmian gereja Kemah Injil GKI, ditandai dengan penguntigan, tali pita, sekaligus meneyerahakan kunci gereja kepada gembala setempat, pada tanggal (19/3/2026.di Wamena, provinsi Papua pegunungan.
“Terima kasih kepada semua komponen yang telah membantu, baik dalam doa maupun materi, sehingga gereja ini dapat berdiri megah,” kata Atenius Murip.
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya juga memberikan bantuan dana sebesar 400 juta rupiah dan seperangkat alat musik untuk gereja tersebut. “Bantuan ini untuk penyelesaian yang belum terselesaikan. Semoga gereja ini dapat meningkatkan iman orang Kristiani di Yalenga,” ujarnya.
Atenius Murip juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan gereja tersebut, termasuk tokoh masyarakat, pemerintah, kepala distrik, dan kepala kampung.
Tempat yang sama ketua panitia pembangunan gedung gereja kemah Injil GKI sekaligus panitia peresmian gereja itu
Gereja Kemah Injil Indonesia Jemaat Sebaut Jalenga akhirnya diresmikan setelah 20 tahun penantian. Proses pembangunan gereja ini dimulai pada tahun 2016 dan memakan waktu kurang lebih 10 tahun untuk perencanaan dan 10 tahun lagi untuk pembangunan.
“Perjalanan ini sangat panjang, di mana gereja ini harus dibangun dengan susah payah oleh jemaat sendiri,” kata Oties Ingibal, Ketua Panitia Pembangunan dan Persimian Gedung Gereja.
Gereja ini dibangun dengan bantuan dari jemaat sendiri, kader-kader, dan sumbangan dari berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten Jayawijaya juga memberikan bantuan dana sebesar Rp150 juta pada tahun 2022.
“Harapan kami, gereja ini dapat menjadi tempat ibadah yang nyaman bagi jemaat dan dapat meningkatkan iman mereka,” kata Oties Ingibal.
Gereja ini memiliki bangunan tunggal dan masih membutuhkan fasilitas lainnya seperti pastori, tempat inventaris, dan alat musik. Oleh karena itu, jemaat berharap pemerintah dapat memberikan bantuan lebih lanjut.
“Kami berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan dan berharap dapat terus mendapatkan dukungan dari pemerintah dan masyarakat,” tutup Oties Ingibal, (gadiel gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

