Wamena,kliktimur com
Kabar gembira untuk mahasiswa Walak di Wamena. Setelah lama dinanti, Ikatan Keluarga Walak (IKWAL) se-Tanah Papua akhirnya resmi kasih lampu hijau untuk pembentukan Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Walak (HMPW) di Kota Studi Jayawijaya.
Restu itu diberikan langsung dalam Rapat Kerja Pusat (Rakerpus) ke-1 IKWAL di Gedung Soska Katolik Wamena, Jumat (9/10/2026).
Tim inisiator HMPW, Steven Uaga, mengaku haru. Perjuangan panjang mereka akhirnya terjawab.
“Pertama, kami berterima kasih kepada Tuhan atas kasih dan kemurahannya. Hari ini tanggal 9 bulan 10 tahun 2026 kami resmi dapatkan rekomendasi Himpunan Mahasiswa Pelajar Walak di Kota Studi Jayawijaya,” ujar Steven dengan penuh syukur.
“Ini ucapan terima kasih kepada pengurus IKWAL. Karena untuk HMPW harus ada rekomendasi dari pusat, dan hari ini kami terima,” sambungnya.
Menurut Steven, surat rekomendasi ini bukan sekadar kertas. Ini adalah dasar hukum, ini adalah pintu masuk untuk mahasiswa Walak punya rumah sendiri di kota studi.
“Tuhan luar biasa buat jalan sesuai dengan apa yang kami rencana dan Tuhan juga selalu dampingi kami,” katanya.
Pintu Terbuka Untuk Semua Mahasiswa Walak
Steven tidak mau jalan sendiri. Ia mengajak semua mahasiswa dan pelajar Walak di Wamena untuk merapat.
“Saya mengajak teman-teman yang ada di Kota Studi Jayawijaya bisa bergabung dan kita kerja sama-sama. Ini terbuka umum bagi mahasiswa pelajar Walak, mohon bergabung dengan kami,” ajaknya.
Mubes
“Untuk MUA, Musyawarah Umum Anggota, kami beberapa hari ke depan akan diskusi bersama senior HMPW. Dalam waktu dekat kami akan bentuk panitia untuk MUA yang pertama di Kota Studi Jayawijaya,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua I IKWAL, Piter Togodly menegaskan rekomendasi ini adalah rekomendasi pertama dan paling prioritas dari Rakerpus.
“Rekomendasi pertama, pembentukan Ikatan Mahasiswa Walak di Wamena,” ujar Piter.
“Kepengurusan kami berlaku untuk Papua Raya, maka mahasiswa dan pelajar juga harus punya wadah sendiri sebagai sambung lidah dari pengurus pusat,” jelasnya.
“Mereka ini motor penggerak ke depan. Kalau pemuda dan mahasiswanya kuat, keluarga besar Walak juga akan maju,” tegasnya.
Dengan rekomendasi ini, kini mahasiswa Walak di Wamena sudah sah untuk berorganisasi. Tinggal tunggu MUA pertama, sejarah baru mahasiswa Walak akan segera ditulis. (Gadis Gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


