Wamena,kliktimur.com
Bupati Jayawijaya, Athenius Murip menyoroti minimnya kehadiran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam kegiatan Wamena Bermazmur dan KKR selama 6 hari terakhir.
Kegiatan rohani itu melibatkan seluruh gereja denominasi yang ada di Kabupaten Jayawijaya dan dipusatkan di halaman Kantor Bupati Jayawijaya.
“Selama 6 hari kita sudah melaksanakan Wamena Bermazmur, KKR yang melibatkan seluruh gereja-gereja denominasi yang ada di Kabupaten Jayawijaya,” kata Murip di Wamena, Sabtu (12/9/2026).
Murip baru tiba dari Jakarta itu mengaku kecewa karena para pimpinan OPD tidak terlihat hadir dan mengarahkan jajarannya.
“Saya melihat memang para pimpinan-pimpinan OPD yang harusnya mengerahkan, tapi namun lihat tidak ada di lapangan,” ujarnya.
Ia menilai para pimpinan OPD baru hadir jika ada jadwal perpaduan suara.
“Yang ada kalau isi jadwal panduan suara baru datang . Tidak mengarahkan organisasi OPD-OPDnya itu hadir,” tegasnya.
Menurutnya, kegiatan ini digelar di halaman kantor bupati sehingga menjadi tanggung jawab bersama.
“Kegiatan ini dilakukan di halaman kantor bupati untuk kita semua hadir. Kalau ada perintah komando atasannya, semestinya para pimpinan-pimpinan OPD ini malu kalau tidak hadir,” kata Murip.
Ia mengajak seluruh pimpinan OPD hadir pada ibadah penutupan Minggu sore.
“Besok hari Minggu terakhir sore, setelah ibadah gereja-gereja masing-masing, harapkan semua hadir, ibadah,kKR datang menikmati hadiratnya di depan kantor bupati,” katanya.
Usai ibadah, Murip menyebut seluruh peserta akan didoakan oleh para pendeta.
“Nanti setelah akhir dari ibadah, semua kita naik ke kantor lantai 3, lantai 2, keliling masuk menghadap ke dalam, baru itu akan didoakan pendeta-pendeta hamba-hamba Tuhan,” ujarnya. (Gadiel gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


