WAMENA,kliktimur.com– Bupati Jayawijaya Atenius Murip bersama Tim Satgas Konflik Sosial menyalurkan bantuan kepada keluarga korban dan pengungsi di tiga titik, Rabu (20/5/2026).
Bantuan diberikan di Pugima dan Husewa untuk keluarga korban meninggal, serta di lokasi pengungsian Husewa.
Di Pugima, Pemkab menyerahkan santunan duka Rp100 juta, 1 ton beras, 20 karton mie instan, dan 1 karton minyak goreng. Di Husewa, santunan duka juga Rp100 juta dengan bantuan logistik 2 ton beras, 30 karton mie instan, dan 1 karton minyak goreng. Sementara untuk pengungsi di Husewa disalurkan 20 sak beras, 10 karton mie instan, dan 1 karton minyak goreng.
Bupati menjelaskan konflik antar suku pada 15 Mei 2026 berlangsung satu hari. Situasi dipulihkan pada 16 Mei, lalu dilanjutkan pencarian dan evakuasi korban pada 17-18 Mei. Korban yang terdata yakni Polisi Simia Hisage dari Pugima, serta Lapius Hisage dan Yusuf Hisage dari Husewa. Satu korban, Orohana Himan, masih dalam pencarian.
Kini kondisi Wamena berangsur normal. Sekolah dan aktivitas pemerintahan sudah berjalan. Selain itu Bantuan juga telah disalurkan di Piramid, Musatfak, Hubikiak, Wale Lagama, dan Maima. Dan lainnya.
Ketua LMA Walelagama dan keluarga duka di Husewa meminta pemerintah mengundang perwakilan 40 distrik untuk membahas keamanan dan menyusun kesepakatan bersama demi mewujudkan Jayawijaya Damai, Aman, Nyaman, dan Indah.(gadiel Gonbo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


