Kepala Dinas Pariwisata Jayawijaya : FPLB Digelar Bergilir Demi Pemerataan Ekonomi
Wamena, kliktimur.com – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayawijaya Engelbert Surabut, SE., M.Si menyebut Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) yang dimulai sejak awal tahun 90-an memiliki tujuan utama menjadi daya tarik wisata dan penggerak ekonomi masyarakat.
“FBLB bukan hanya soal budaya. Tujuan utamanya bagaimana buat festival ini jadi daya tarik wisata dan bisa terjadi pertumbuhan ekonomi,” ujar Engelbert, Jumat (10/7/2026) di Wamena, Provinsi Papua Pegunungan.
Untuk mewujudkan itu, Pemkab menerapkan sistem pelaksanaan bergilir atau rolling. FBLB tidak dipusatkan di satu tempat.
Contohnya, tahun lalu digelar di Distrik Usilimo dan melibatkan 6 distrik sekitarnya. Sebelumnya juga sudah dilaksanakan di Distrik Piramid, Asotipo, Libarek, Kurima.
“Tahun ini rencananya akan kami lakukan di Distrik Welesi. Asasnya pemerataan. Dampak dari festival harus dirasakan semua distrik, tidak hanya di satu titik,” jelas Engelbert.
Ia mengakui tahun ini sempat ada efisiensi anggaran sehingga peserta festival dikurangi. Awalnya FBLB tidak akan digelar karena sudah masuk kalender Kharisma Event Nusantara. Namun tetap dilaksanakan.
“Dasar kami tetap lakukan karena ini menyangkut pemerataan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.
Engelbert menambahkan, hasil pelaksanaan FBLB tahun ini akan menjadi bahan evaluasi. Penentuan lokasi dan konsep FBLB tahun depan akan diputuskan setelah evaluasi selesai. (Gadiel Gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


