Tahuna, kliktimur. com
Setelah beberapa pekan, sejumlah tim Kejuaraan Bola Voli Antar Klub U-19 Piala Bergilir Gubernur Sulut 2026 bercibaku, Kejuaraan ini akhirnya berakhir dan di tutup secara resmi.
Hal itu dilakukan langsung Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, S.E., M.M di GOR membara Manente akhir pekan lalu atau di penghujung Agustus 2026, setelah mempertemukan kurang lebih 26 tim, terdiri dari 14 tim putra dan 12 tim putri.
Membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Bupati Thungari memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah menunjukkan semangat, disiplin dan sportivitas selama kompetisi.
Kejuaraan U-19 ini lanjut Bupati, bukan hanya soal perebutan gelar juara, tetapi menjadi bagian penting dalam mencetak generasi atlet yang memiliki kemampuan, mental dan karakter kuat.
“Kalian semua adalah potensi dan harapan bagi kemajuan bola voli di Sulawesi Utara,” ucap Thungari.

GOR Membara Jadi Magnet Event Olahraga
Suksesnya pelaksanaan kejuaraan tersebut sekaligus memperkuat posisi GOR Membara sebagai salah satu fasilitas olahraga yang dapat menjadi panggung event bergengsi di Sulawesi Utara.
Thungari menegaskan Pemkab Sangihe terbuka terhadap berbagai kejuaraan olahraga dan siap menjadikan daerah kepulauan itu sebagai salah satu tujuan penyelenggaraan event olahraga.
Dengan tempat olahraga yang representatif, lanjut Bupati, kita dapat terus menyelenggarakan event-event olahraga berkualitas dan berkelas profesional
Setelah kejuaraan voli U-19, Sangihe juga dijadwalkan kembali menjadi tuan rumah Kejuaraan Taekwondo Sulawesi Utara Open Tournament melalui Piala Bupati Sangihe.
Hasil Kejuaraan ini, tercatat dua tim mampu mencetak kemenagan yakni tim Spansa dan JB Electric PLN Manado Keluar Sebagai pemenang club putra dan putri.
Persaingan sangat ketat menghasilkan Spansa Manado sebagai juara pertama kategori putri. Posisi kedua ditempati Malika Tomohon, disusul Apalus di peringkat ketiga.
Sementara kategori putra, JB Electric PLN Manado tampil sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Ekyo Minahasa Utara, sedangkan Kingdom Watu Dambo berada di posisi ketiga.
Masing-masing juara juga menerima medali dan uang pembinaan dengan total hadiah utama mencapai jutaan rupiah.
Ketua Panitia Ferdinand Mangumbahang menyebut pelaksanaan kejuaraan berlangsung lancar dan mendapat dukungan penuh berbagai pihak.
Ia berharap pengalaman menjadi tuan rumah tidak berhenti pada sukses penyelenggaraan, tetapi menjadi pemicu bagi atlet-atlet muda Sangihe untuk meningkatkan kualitas latihan dan berani bersaing di level yang lebih tinggi.
“Ini harus menjadi pemacu bagi atlet-atlet muda Sangihe agar lebih giat berlatih dan mampu melahirkan prestasi,” pungkas Ferdinand.
Dengan suksesnya Kejurprov Voli U-19, Sangihe rl hanya menjadi tempat bertanding, tetapi mulai menunjukkan diri sebagai daerah yang siap menjadi panggung olahraga bergengsi di Sulawesi Utara bahkan Nasional..
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


