Wamena,Kliktimur.com
Bupati Jayawijaya, Athenius Murib bersama tim relawan kebersihan Kota Wamena, Jumat (04/04-2025) melaksanakan pembersihan dan doa bersama di rumah jabatan bupati Jayawijaya yang sudah terbengkalai selama 15 tahun. Rumah jabatan itu terakhir ditempati mantan Bupati Jayawijaya, David Hubi.

Saat berada di lokasi, Bupati Athenius mengatakan, kondisi bangunan dalam keadaan rusak berat. Halamannya juga tidak dirawat lagi, sehingga dengan adanya dukungan adik mantan Bupati alm. David Hubi dan hamba Tuhan dari Jayapura melakukan doa bersama untuk memberkati rumah itu sebagai rumah jabatan Bupati Jayawijaya.
Ia yakin, dengan pelaksanaan doa bersama, membersihkan, merapikan, serta rencana untuk melakukan renovasi bisa dilakukan dengan baik.
“Jika kantor bupati sudah berdiri gagah, maka rumah jabatan bupati juga harus dibangun,” ujarnya.
Ia menjelaskan, siapapun bupati ke depan, jika rumah jabatan sudah selesai dibangun harus tinggal di rumah tersebut.
Adik kandung mantan Bupati alm. David Hubi, Floriana Hubi menyampaikan, tidak ada unsur kesengajaan rumah jabatan itu dibiarkan. Namun akibat terjadinya insiden karena keinginan pemerintah dan pemilik hak Ulayat bersama keluarga yang terjadi tarik-ulur, maka terkesan rumah jabatan itu tidak diperhatikan lagi.
“Pemerintah sudah menyelesaikan masalah yang pernah terjadi. Kini, saya mewakili keluarga alm. David Hubi telah bertemu dengan Bupati Jayawijaya Athenius Murib,” ujar Josephina.
Menurutnya, keluarga alm. David Hubi mendukung penuh Pemda Jayawijaya membangun kembali rumah jabatan bupati Jayawijaya tersebut agar pelayanan masyarakat bisa juga dilakukan di rumah jabatan itu. (gadiel gombo)
editor: rans lupani
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.