Manado, kliktimur- Pekerjaan jalan dan drainase jalur politeknik yang dikerjakan CV Touliang Jaya dengan pagu dana kurang lebih 12,4 miliar dihimbau perlu diawasi ketat. Ini penting dilakukan agar pekerjaanya sesuai bestek.
“Proses pekerjaan drainase dan jalan sekitar 2 kilo meter lebih iini patut diawasi, agar pengerjaannya sesuai kontrak kerja atau bestek “tutur warga politeknik art Darsono saat berbincang dengan kliktimur (30/05).
Menurutnya, drainase yang dibangun kelihatannya tak disiasati secara keseluruhan, namun ada ratusan meter tampak memanfaatkan drainase yang sudah ada sebelumnya disambungkan dengan drainase baru.
Harusnya jelas dia, drainase di juga harus bongkar dan dibangun, dibuat seragam, baik kedalaman maupun lebar darainase.
Muda mudahan katanya, darainase lama di beberapa ruas jalan juga dibongkar dan dibangun baru.
“Pimpro atau pengawas terkait harus memperhatikan hal itu, jangan sampe main mata dengan kontraktornya untuk meraup untung lebih dan dapat upeti” Ujarnya.
Pantauan kliktimur dilapangan, benar ada sejumlah ruas jalan drainasenya terlihat masih ada bangunan lama dan belum dibongkar padahal sudah mulai pengaspalan.
Muda mudahan ini juga akan di bongkar agar bangunan miliaran rupiah ini sesuai rencana kerja tidak di akal akalan.
Kontraktor sebagai penanggung jawab pekerjaan lewat pelaksana Jems saat di temui dilokasi tak tahu menahu soal itu.
“Kita nda tau no pak soal itu. Memang rupa nda cukup dana jika semua drainase dilakukan. Tinggal mo lia perkembangan, yang pasti torang kesulitan mengerjakan proyek ini. Apakah akan di bagun keseluruhan atau memanfaatkan yang lama, lihat perkembangan.”
Ketidak jelasan volume kerja drainase diproyek ini dipertanyakan.(meidi pandean)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.