TAHUNA, KLIKTIMIR.COM – Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forkopimda Diperluas. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari dan berlangsung di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Bupati, Jumat (12/12/2025).

Rapat dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, instansi teknis terkait, Kepala Stasiun Meteorologi Naha, Kepala Pelabuhan Tahuna, serta Manager PLN UP3 Tahuna, perwakilan PT Nusantara Power, dan PT Nusa Daya.
Bupati Kepulauan Sangihe menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan kebutuhan sosial yang sangat penting menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Pemerintah daerah menghadirkan seluruh pemangku kepentingan sektor kelistrikan untuk memaparkan kondisi riil di lapangan serta langkah-langkah teknis yang tengah dan akan dilakukan guna memberikan kepastian kepada masyarakat.
“Kita berharap dan memastikan pada forum ini pelaksanaan perayaan natal dan tahun baru, pihak terkait dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kalau ada persoalan teknis kiranya secepatnya dapat teratasi, ” Kata Bupati.
Dalam pemaparan teknis yang disampaikan PLN UP3 Tahuna bersama PT Nusantara Power dan PT Nusa Daya, dijelaskan bahwa total kemampuan produksi listrik di Tahuna saat ini berada di kisaran 9 megawatt. Dari jumlah tersebut, PT Nusa Daya menyumbang sekitar 70 persen produksi, sementara PT Nusantara Power berkontribusi sekitar 30 persen.
Beban puncak selama masa Natal dan Tahun Baru tercatat mencapai sekitar 9,4 megawatt dan berpotensi meningkat hingga Tahun Baru. Saat ini, di PT Nusa Daya terdapat dua unit mesin berkapasitas 500 KVA yang mengalami gangguan serta dua unit lainnya yang belum dapat dioperasikan. Selain itu, dua unit mesin sewaan milik PT KIP berkapasitas 500 KVA juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Dengan kondisi tersebut, sistem kelistrikan Tahuna diperkirakan mengalami defisit daya sekitar 1,5 hingga 2 megawatt pada saat beban puncak. Untuk menghindari kondisi darurat pada periode 20 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, diperlukan percepatan perbaikan dua unit mesin di PT Nusa Daya melalui metode kanibalisasi suku cadang agar setidaknya satu unit dapat kembali beroperasi dan menambah suplai daya.
Bupati meminta seluruh unsur PLN dan mitra terkait melakukan perbaikan secara simultan, memperkuat kesiapsiagaan teknis selama 24 jam, serta menyampaikan informasi yang jujur dan terukur kepada masyarakat.
Selain persoalan kelistrikan, rapat juga membahas kesiapan lintas sektor. Kepala Stasiun Meteorologi Naha memaparkan prakiraan cuaca, potensi gelombang tinggi, serta langkah mitigasi risiko di wilayah kepulauan. Sementara itu, Kepala Pelabuhan Tahuna bersama instansi terkait membahas antisipasi lonjakan penumpang dan kesiapan transportasi laut.
Instansi teknis lainnya turut membahas stabilitas harga bahan pokok dan kelancaran distribusi logistik menjelang Natal dan Tahun Baru.
Bupati menegaskan seluruh sektor pelayanan publik harus memastikan percepatan perbaikan pembangkit listrik, pengamanan jalur transportasi laut, antisipasi cuaca ekstrem, stabilitas harga bahan pokok, serta menjamin masyarakat dapat beribadah dan merayakan Natal dan Tahun Baru dalam suasana aman dan kondusif.
(Meidi Pandean)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

