Wamena,Kliktimur.com
Setelah menjalani skorsing dari PSSI lebih dari 10 tahun, maka mulai 3 April 2025, dunia persepakbolaan Papua Pegunungan kini bangkit lagi.
Ada 8 kesebelasan kebanggaan yang merupakan anak-anak muda Papua Pegunungan mulai berlaga 22 Maret 2025 di Liga 4 PSSI Zona Papua Pegunungan dan akhirnya, di final yang digelar 3 April 2025, menampilkan dua kesebelasan, Persigubin Pegunungan Bintang dan Persitoli Tolikara.
Pada partai final tersebut, Persigubin berhasil menekuk Persitoli dengan skor akhir 4-2 untuk kemenangan Persigubin. Kemenangan Persigubin ini bukan akhir dari sebuah perjuangan, tapi merupakan awal perjuangan karena Persigubin akan mewakili Papua Pegunungan di Liga 4 PSSI tingkat nasional.
Hasil akhir Liga 4 PSSI Zona Papua Pegunungan menempatkan Persigubin pada posisi pertama, disusul Persitoli pada posisi kedua, Bumi Baliem FC pada posisi ketiga dan Lanny Jaya pada posisi juru kunci.
Sebelum pertandingan final, Gubernur Provinsi Papua Pegunungan, Dr. Velix V. Wanggai berpesan kepada semua warga untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta semangat kekeluargaan selama pertandingan.
“Mari kita jaga Honai Besar Papua Pegunungan. Siapun yang menang adalah kemenangan kita bersama, kemenangan seluruh rakyat Papua Pegunungan,” ujarnya.
Saat penutupan, Wanggai menegaskan, kompetisi ini adalah awal dari kebangkitan persepakbolaan di Papua Pegunungan.
“Hari ini kita telah menciptakan sejarah baru. Kemenangan Persigubin adalah kemenangan kita bersama. Sekarang saatnya kita membawa pesan ke seluruh Indonesia bahwa Papua Pegunungan siap hadir di kompetisi sepak bola nasional,” katanya.
Menurutnya, sepak bola bukan hanya soal prestasi. Sepak bola mengandung nilai-nilai mendalam bagi masyarakat Papua Pegunungan.
“Sepakbola adalah simbol kesetaraan, keadilan, identitas, dan martabat rakyat Papua, khususnya Papua Pegunungan,” paparnya.
Wanggai mengemukakan pentingnya investasi infrastruktur untuk mendukung sepakbola di Papua Pegunungan.
“Tahun 2024 lalu, kita sudah berhasil menanam rumput baru untuk Stadion Pendidikan Wamena. Mulai tahun ini kita akan berjuang bersama membangun tribun baru untuk Stadion Pendidikan Wamena agar dapat menampung 20 ribu hingga 30 ribu penonton,” pintanya.
Acara final Liga 4 PSSI Zona Papua Pegunungan bisa berlangsung sukses atas kerja keras 350 orang yang tergabung dalam panitia, seperti TNI, Polri, tenaga medis, perangkat pertandingan, dan berbagai pihak lainnya. Selama pertandingan, Liga 4 PSSI Zona Papua Pegunungan mampu menarik perhatian warga Papua Pegunungan dengan total penonton 150 orang.
Kini perhatian pemerintah, masyarakat, pemain, manajer, pelatih, dan official sudah tertuju pada persiapan Persigubin ke laga Liga 4 PSSI tingkat nasional. (gadiel gombo)
editor: rans lupani
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.