WAMENA, KLIKTIMUR.COM – Musyawarah Distrik Bpiri digelar pada Selasa (23/2/2026) di Wamena dengan melibatkan tujuh kepala kampung se-Distrik Bpiri. Pertemuan tersebut dipimpin oleh Plt Kepala Distrik Bpiri, Ton Gombo, didampingi Sekretaris Distrik, Amos Kenelak.
Dalam musyawarah tersebut, dibahas evaluasi enam program prioritas pembangunan serta sejumlah agenda strategis lainnya.
Beberapa poin penting yang menjadi pembahasan antara lain:
- Evaluasi kinerja aparat kampung dan peninjauan lokasi
- Pemeriksaan perumahan sosial dan Koperasi Merah Putih
- Evaluasi sarana dan prasarana SD Negeri Iriliga
- Peninjauan layanan Puskesmas dan kesiapan tenaga medis
- Pengecekan kondisi gereja
- Pemaparan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Dana Kampung
Dalam arahannya, Ton Gombo mengingatkan lima kampung yang bermasalah agar segera menyerahkan atribut dan aset kantor kampung kepada kepala kampung yang baru.
“Jika tidak, saya akan lapor Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya untuk memeriksa Laporan Pertanggungjawaban penyaluran dana kampung tahun sebelumnya,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa sesuai instruksi Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya, kampung-kampung tidak diperkenankan membangun kantor kampung baru demi menghemat penggunaan dana kampung.
Apabila lima kampung tersebut tidak segera menyerahkan atribut dan aset kantor, pihak distrik akan menggelar pertemuan lanjutan untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.
(Gadiel Gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

