Wamena, kliktimur.com – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Pegunungan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pertama di salah satu hotel di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Jumat, (6/2/2026). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Gubernur Papua Pegunungan Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Dr. Isak Yando, yang hadir mewakili gubernur.
Musda tersebut turut dihadiri Wakil Sekretaris Jenderal BPP HIPMI serta para Ketua BPC HIPMI dari delapan kabupaten di wilayah Papua Pegunungan.
Dalam sambutan gubernur yang dibacakan Isak Yando, Musda perdana ini disebut sebagai tonggak awal perjalanan organisasi HIPMI di provinsi termuda tersebut. Kehadiran HIPMI dinilai strategis sebagai wadah lahirnya pengusaha-pengusaha muda Papua yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing.
“Walaupun masih muda sebagai provinsi, Papua Pegunungan memiliki potensi besar, baik sumber daya alam, budaya, maupun sumber daya manusia, khususnya generasi muda,” ujar Isak membacakan sambutan gubernur.
Pemerintah provinsi berharap melalui Musda I ini akan terbentuk kepengurusan BPD HIPMI Papua Pegunungan yang solid, visioner, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan. Peserta Musda juga diimbau memilih pemimpin yang berintegritas, memiliki semangat pengabdian, serta komitmen membangun daerah dan memberdayakan masyarakat.
Sebagai mitra strategis pemerintah daerah, HIPMI diharapkan berperan mendorong pertumbuhan ekonomi Papua Pegunungan. Pemerintah provinsi, kata dia, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan HIPMI selama dilandasi semangat kebersamaan, kejujuran, dan saling menghargai.
“Kita ingin anak-anak muda Papua tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama dalam pembangunan ekonomi di tanahnya sendiri,” demikian penegasan dalam sambutan tersebut.
Gubernur juga mengajak seluruh peserta Musda mengedepankan semangat musyawarah, kekeluargaan, dan persatuan. Perbedaan pandangan dinilai wajar, namun harus disikapi secara bijak demi kepentingan organisasi dan kemajuan Papua Pegunungan.
Musda ini diharapkan menjadi ruang dialog yang sehat dan bermartabat, sekaligus momentum agar HIPMI Papua Pegunungan ke depan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong tumbuhnya usaha-usaha lokal berbasis potensi dan kearifan lokal.
(Gadiel Gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

