Tolikara, Kliktimur.com — Ikatan Mahasiswa Tolikara (IMT) di Manado, Sulawesi Utara, menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak kebakaran di Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan.
Musibah kebakaran tersebut terjadi pada Rabu, 28 Januari 2026, yang menghanguskan sejumlah rumah warga dan kios. Akibat kejadian ini, masyarakat mengalami kerugian material yang cukup besar, serta beberapa warga dilaporkan mengalami luka-luka

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kampung halaman, mahasiswa Tolikara yang tergabung dalam IMT di Manado menggelar aksi penggalangan dana (open donasi) pada 13–14 Februari 2026 di Kota Manado, Sulawesi Utara.
Dari kegiatan tersebut, berhasil dikumpulkan dana sebesar Rp20.000.000 (dua puluh juta rupiah) yang berasal dari mahasiswa, simpatisan, dan masyarakat di Manado.
Dana bantuan tersebut kemudian disalurkan dalam bentuk sembako melalui posko induk dan didistribusikan kepada masyarakat terdampak pada Senin, 19 Maret 2026.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Ketua Umum IMT, Tenggimus Weya, yang didampingi oleh sejumlah senior dan alumni dari Manado.
Dalam proses penyaluran bantuan, mahasiswa Tolikara sempat mengalami kendala keterlambatan akibat tidak adanya dukungan transportasi dari pemerintah. Namun, berkat rasa solidaritas dan kepedulian, mereka akhirnya berhasil mengupayakan pengiriman menggunakan pesawat dari Manado ke Jayapura, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan darat menuju Karubaga.
“Melalui penyaluran bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak serta memperkuat solidaritas antara mahasiswa dan masyarakat Tolikara,” ujar Tenggimus Weya.
Mahasiswa Tolikara juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh donatur, simpatisan, serta pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Reporter: (Yenditon Yikwa)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

