Wamena,kliktumur.com -Heboh kasus kamar mewah di Lapas Cibinong tidak berpengaruh di Wamena. Lapas Kelas II B Wamena pastikan, di sini tidak ada kamar VIP, tidak ada fasilitas mewah untuk warga binaan.
Kepala Lapas Kelas II B Wamena, Lukas Aponno, menegaskan semua kamar sama, semua sesuai aturan.
“Warga binaan maupun narapidana di tempat ini selama menjalani masa tahanan tidak ada kamar dan fasilitas mewah yang disiapkan, semuanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Lukas di Wamena, Senin (12/10/2026).
Ia menjelaskan, setelah kasus Cibinong, Direktur Jenderal Pemasyarakatan perintahkan semua Lapas di Indonesia bersih-bersih.
“Lapas di seluruh Indonesia termasuk di Wamena diminta oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk bersih-bersih setelah kasus Cibinong, untuk melakukan razia telepon genggam, kamar mewah dan lain-lain,” ujarnya.
“Kalau di Wamena tidak perlu menggunakan pendingin ruangan AC, karena memang udaranya sudah dingin,” sambungnya sambil berkelakar.
Untuk membuktikan, Lapas Wamena tidak main-main. Sidak gabungan langsung digelar.
“Kami dibantu oleh Kodim 1702/Jayawijaya, Brimob telah melakukan sidak di setiap kamar di dalam Lapas Kelas II B Wamena dan tidak ditemukan kamar dan fasilitas mewah di tempat ini,” tegas Lukas.
Menurutnya, Lapas Wamena memang beda dari Lapas lain.
“Lapas Kelas II B Wamena agak sedikit berbeda dengan Lapas lainnya di Indonesia, karena kondisi alam di wilayah ini memang sangat dingin, apalagi di malam hari,” katanya.
“Kami memastikan kembali bahwa Lapas Kelas II B Wamena tidak ada kamar dan fasilitas mewah, apalagi kamar yang menggunakan pendingin ruangan sangat tidak mungkin di sini, karena udara di Wamena sudah sangat dingin, apalagi di malam hari,” ujarnya lagi.
Lalu fasilitas apa yang ada? Lukas bilang hanya colokan listrik untuk bikin air panas.
“Fasilitas yang kami sediakan bagi warga binaan adalah colokan listrik yang digunakan oleh warga binaan untuk memasak air panas, karena udara di sini sangat dingin, apalagi saat malam hari,” ungkapnya.
“Air panas digunakan untuk membuat minuman panas guna mengurangi rasa dingin tersebut,” tutupnya.
Saat ini, Lapas Kelas II B Wamena dihuni sekitar 210 warga binaan, padahal kapasitasnya hanya 114 orang. (Gadiel gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


