WAMENA, KLIKTIMUR.COM – Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Pegunungan, Antonius Wetipo, menekankan pentingnya membangun mentalitas wirausaha bagi generasi muda di delapan kabupaten Papua Pegunungan.
Pesan itu disampaikannya usai dilantik pada Sabtu (7/2/2026) di salah satu hotel di kawasan Grand Baliem, Wamena.
Dalam sambutannya, Wetipo mengajak generasi muda memahami perbedaan mentalitas antara menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan menjadi pengusaha.
Menurutnya, ASN memiliki mentalitas sebagai pelaksana yang bekerja mengikuti aturan, prosedur, serta arahan atasan. Fokus utama ASN adalah menjalankan tugas dan tanggung jawab yang telah ditetapkan.
Sebaliknya, pengusaha dituntut memiliki mentalitas sebagai pemimpin. Seorang pengusaha harus memiliki inisiatif, kreativitas, serta keberanian mengambil risiko untuk membangun dan mengembangkan usahanya.
“Kalau kamu menjadi ASN, kamu harus selalu mengikuti perintah atasan dan mengatakan ‘siap, bos’. Tapi kalau kamu menjadi pengusaha, usaha sekecil apa pun, kamu adalah bosnya,” ujar Wetipo.
Ia menegaskan, menjadi pengusaha membutuhkan mental yang kuat serta keberanian untuk memulai dari hal kecil. Karena itu, ia mendorong generasi muda Papua Pegunungan agar tidak hanya bergantung pada cita-cita menjadi ASN, tetapi juga berani terjun ke dunia usaha.
“Jangan takut untuk memulai, karena setiap usaha besar dimulai dari yang kecil. Jadilah bos bagi dirimu sendiri dan wujudkan impianmu,” tambahnya.
Wetipo juga mengajak generasi muda dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan untuk bergabung dan bergandengan tangan mendukung visi dan misi Gubernur serta Wakil Gubernur Papua Pegunungan dalam membangun daerah.
(Gadiel Gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

