Tahuna, Kliktimur.com – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Samrat 2026” yang berlangsung di Aula Sanika Satyawada Polres Kepulauan Sangihe, Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti minuman beralkohol serta obat-obatan terlarang hasil tangkapan kepolisian.
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Polri, TNI, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat yang selama ini terus bersinergi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kepulauan Sangihe.
Menurutnya, kondisi keamanan yang tetap kondusif hingga memasuki tahun kedua masa pemerintahannya merupakan buah dari kerja sama dan kolaborasi yang kuat antar seluruh unsur.
“Sinergi dan kerja sama yang solid di antara seluruh unsur ini telah menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan di daerah kita tercinta,” ujar Thungari.
Apel gelar pasukan tersebut merupakan bagian dari kesiapan nasional dalam rangka pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Bupati mengingatkan bahwa momentum lebaran selalu diikuti dengan meningkatnya mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi di berbagai sektor.
Karena itu, ia menekankan pentingnya kesiapan personel, dukungan sarana prasarana, serta koordinasi lintas sektor guna memastikan situasi tetap aman dan tertib selama masa perayaan.
“Kesiapan personel, sarana pendukung, serta koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman, tertib, dan penuh keberkahan,” tambahnya.
Selain apel pasukan, kegiatan pemusnahan barang bukti minuman beralkohol dan obat-obatan tertentu menjadi simbol komitmen pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran barang ilegal yang berpotensi merusak kesehatan dan masa depan generasi muda.
“Upaya menjaga ketertiban serta melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal yang merusak kesehatan dan masa depan generasi muda akan terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan,” tegas Thungari.
Di akhir sambutannya, Bupati juga berpesan kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Samrat 2026 agar senantiasa mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas, namun tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan disiplin dalam melayani masyarakat.
Dengan kesiapan yang matang dan sinergitas antar lembaga, diharapkan masyarakat Kepulauan Sangihe dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman, nyaman, dan penuh kedamaian. (Med)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

