TOLIKARA, KLIKTIMUR.COM — Dua lokasi kebun milik warga di Desa Gubura, Distrik Lianogoma, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, dilaporkan mengalami longsor pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 14.00–15.00 WIT. Peristiwa ini merusak berbagai tanaman warga, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Informasi tersebut disampaikan warga melalui pesan WhatsApp kepada wartawan di Wamena, Rabu (11/2/2026).
Longsor terjadi setelah tanah di area kebun retak, lalu perlahan bergeser hingga runtuh. Saat kejadian, beberapa ibu sedang beraktivitas di kebun, namun berhasil menyelamatkan diri. Sejumlah barang, pakaian, serta peralatan kerja milik warga dilaporkan tertinggal dan sebagian tertimbun material longsor karena warga panik menyelamatkan diri.
Wailes Walengge, salah seorang warga setempat, mengatakan kebun yang terdampak merupakan sumber utama penghidupan masyarakat. Tanaman seperti buah merah, pisang, ubi jalar, serta berbagai jenis sayur-sayuran ikut rusak dan terbawa longsor.
“Semua itu sumber makanan dan penghasilan kami. Sekarang sudah tertimbun longsor,” ujarnya.
Warga kini sangat membutuhkan bantuan bahan makanan pokok seperti beras, minyak goreng, garam, mi instan, dan kebutuhan dasar lainnya. Mereka berharap pemerintah daerah segera turun tangan memberikan bantuan darurat.
Selain kerugian material, warga juga mengalami trauma akibat kejadian tersebut. Beberapa di antaranya dilaporkan masih syok dan sedih karena kehilangan kebun yang selama ini menjadi tumpuan hidup keluarga.
(Gadiel Gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

