Wamena,kliktimur.com – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) resmi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pendapatan Asli Daerah se-Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Hotel Baliem Pilamo, Wamena, Rabu (8/4/2026) hingga Kamis (9/4/2026).
Kabid Perencanaan dan Evaluasi Pendapatan Daerah BPPKAD Provinsi Papua Pegunungan, Laurensius Saluz, menyampaikan bahwa Rakor ini bertujuan mensinergikan kebijakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) antara pemerintah provinsi dan delapan kabupaten di bawahnya.
“Lima agenda prioritas yang menjadi inti pembahasan dalam rakor ini, yaitu evaluasi realisasi pendapatan tahun anggaran 2025, strategi optimalisasi PAD 2026, penguatan sektor riil, transformasi digital, dan sinkronisasi kebijakan daerah,” ujar Laurensius.
Ia menambahkan bahwa Rakor ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret untuk meningkatkan PAD di provinsi maupun di delapan kabupaten cakupan. “Kami berharap rakor ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat segera diimplementasikan,” katanya.
Rakor ini juga menghadirkan panel narasumber dari Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri dan Bank Indonesia Perwakilan Papua.(Gadiel Gombo)
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

