SANGIHE — Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forkopimda Diperluas guna memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran pelayanan publik bagi masyarakat.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, S.E., M.M. ini berlangsung di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Bupati, Jumat (12/12/2025). Turut hadir Wakil Bupati Tendris Bulahari, unsur Forkopimda, tokoh-tokoh agama, pimpinan instansi teknis terkait, Kepala Stasiun Meteorologi Naha, Kepala Pelabuhan Tahuna, Manager PLN UP3 Tahuna, serta perwakilan PT Nusantara Power dan PT Nusa Daya.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pasokan listrik yang andal menjadi kebutuhan vital masyarakat, terutama pada momentum keagamaan dan pergantian tahun. Pemerintah daerah, kata dia, secara khusus menghadirkan seluruh pemangku kepentingan sektor ketenagalistrikan untuk menyampaikan kondisi riil di lapangan sekaligus langkah antisipatif yang tengah dan akan dilakukan.

“Listrik bukan hanya persoalan teknis, tetapi kebutuhan sosial masyarakat. Informasi harus disampaikan secara terbuka agar pemerintah dan masyarakat memahami kondisi yang ada serta langkah penanganannya,” tegas Michael Thungari.
Berdasarkan pemaparan teknis dari PLN UP3 Tahuna, PT Nusantara Power, dan PT Nusa Daya, terungkap bahwa kapasitas produksi listrik di wilayah Tahuna saat ini berada di kisaran 9 megawatt, sementara beban puncak pada periode Natal dan Tahun Baru diperkirakan mencapai 9,4 megawatt dan berpotensi meningkat. Kondisi tersebut diperparah dengan gangguan pada sejumlah unit mesin pembangkit, baik milik PT Nusa Daya maupun mesin sewaan, sehingga berpotensi menimbulkan defisit daya saat beban puncak.
Untuk mengantisipasi situasi darurat pada periode 20 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, dilakukan percepatan perbaikan mesin melalui optimalisasi suku cadang yang tersedia serta koordinasi intensif dengan pihak vendor guna mendatangkan tambahan suplai daya dalam waktu sesingkat mungkin.
Bupati Kepulauan Sangihe meminta jajaran PLN beserta mitra kerja untuk melakukan perbaikan secara simultan, meningkatkan kesiapsiagaan teknis selama 24 jam, serta menyampaikan informasi yang jujur dan terukur kepada publik demi menjaga kepercayaan masyarakat.
Selain isu kelistrikan, rapat koordinasi juga membahas kesiapan lintas sektor. Kepala Stasiun Meteorologi Naha memaparkan prakiraan cuaca terkini, potensi gelombang tinggi, serta langkah mitigasi risiko cuaca ekstrem di wilayah kepulauan. Sementara itu, Kepala Pelabuhan Tahuna bersama instansi terkait menjelaskan kesiapan sarana dan prasarana transportasi laut, termasuk antisipasi lonjakan penumpang menjelang Natal dan Tahun Baru.
Instansi teknis lainnya turut menyampaikan langkah-langkah pengendalian harga bahan pokok serta upaya menjaga kelancaran distribusi logistik agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama periode libur panjang.
Menutup rapat, Bupati Michael Thungari menegaskan pentingnya sinergi seluruh sektor pelayanan publik dalam menghadapi momentum Natal dan Tahun Baru.
“Semua pihak harus bekerja optimal dan saling mendukung, mulai dari percepatan perbaikan pembangkit listrik, pengamanan transportasi laut, kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, hingga menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Tujuannya satu, agar masyarakat dapat beribadah dan merayakan Natal serta Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya.
Eksplorasi konten lain dari Kliktimur
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

